NOT EVALUATED
NE
0
DATA DEFICIENT
DD
LEAST CONCERN
LC
NEAR THREATENED
NT
VULNERABLE
VU
ENDANGERED
EN
CRITICAL ENDANGERED
CR
EXTINCT IN THE WILD
EW
EXTINCT
EX
Hirundichthys oxycephalus
TAKSONOMI
Kategori -
Kingdom Animalia
Fillum Chordata
Super Kelas Pisces
Kelas Osteichthyes
Ordo Beloniformes
Familia Exocotidae
Genus Hirundichthys
Nama Daerah Ikan Terbang, Ikan Torani
Pengarang Bleeker, 1853
ID GENOM

CCTTTATTTAGTATTTGGTGCCTGAGCAGGAATAGTAGGGACAGCCCTAAGCCTTCTTATTCGAGCAGAA CTAAGCCAACCAGGCTCTCTCCTTGGAGACGACCAAATTTATAACGTAATTGTTACAGCACATGCTTTTG TAATAATTTTCTTTATAGTAATGCCAATTATGATTGGTGGCTTTGGAAACTGACTCATCCCCCTTATGAT CGGGGCTCCCGACATGGCATTCCCTCGAATGAATAATATGAGCTTTTGACTTCTTCCACCATCTTTCCTT CTTCTCCTAGCCTCTTCAGGAGTTGAAGCTGGAGCTGGAACAGGATGAACAGTATATCCCCCTCTAGCAG GAAATCTAGCCCACGCCGGAGCATCCGTTGACCTAACAATTTTCTCACTCCATCTAGCAGGGGTATCGTC AATTCTAGGGGCAATTAACTTCATTACAACAATTATTAACATGAAACCTCCTGCAATCTCACAGTACCAA ACTCCACTTTTCGTGTGAGCAGTCCTTATTACGGCAGTTCTTCTGCTTCTCTCTCTACCCGTTCTTGCAG CAGGTATCACCATGCTTCTAACAGACCGAAACCTAAATACAACATTCTTTGATCCTGCCGGAGGAGGTGA CCCAATTCTTTACCAACATTTA

INFORMASI DETAIL
Kemunculan -
Panjang Maksimal 18.0 cm SL jantan/Tidak berjenis kelamin
Distribusi Indo-Pasifik Barat: Laut Arab ke selatan Jepang, Nugini dan New South Wales, Australia.
Habitat air laut
Komentar Indo-Pasifik Barat: dari Laut Arab hingga Jepang bagian selatan, Papua Nugini, dan Australia.
KARAKTERISTIK MORFOLOGI
  1. Bentuk Tubuh: memanjang dan agak pipih dari samping (fusiform / compressed), ramping seperti torpedo.
  2. Bentuk Kepala: kepala kecil dengan moncong agak runcing; mata besar menonjol ke samping.
  3. Warna Tubuh: bagian punggung biru keperakan, sisi tubuh dan perut berwarna putih mengilap; sirip transparan keabu-abuan.
  4. Sirip:
    • Duri punggung: 0
    • Sirip punggung lunak: 13–14
    • Duri dubur: 0
    • Sirip dubur lunak: 11–12
    • Sirip dada: sangat panjang, melebihi pangkal ekor (berfungsi membantu meluncur di udara).
    • Sirip perut: panjang, membantu keseimbangan saat “terbang” di permukaan air.
    • Sirip ekor: bercagak (forked), dengan lobus bawah sedikit lebih panjang.
  5. Tulang Belakang: termasuk vertebrata (bertulang belakang).
UPAYA KONSERVASI

Konservasi ekosistem dilakukan dengan:

  1. Perlindungan habitat dan populasi ikan
  2. Rehabilitasi habitat dan populasi ikan
  3. Penelitian dan pengembangan
  4. Pemanfaatan sumber daya ikan dan jasa lingkungan
  5. Pengembangan sosial ekonomi masyarakat
  6. Pengawasan dan pengendalian (monitoring dan evaluasi)

Konservasi jenis dilakukan dengan:

  1. Penggolongan jenis ikan
  2. Penetapan status perlindungan jenis ikan
  3. Pemeliharaan
  4. Pengembangbiakan
  5. Penelitian dan pengembangan

Konservasi sumber daya genetik ikan dilakukan melalui upaya:

  1. Pemeliharaan
  2. Pengembangbiakan
  3. Penelitian
  4. Pelestarian gamet

Fishiden

AI Indentifikasi dan Klasifikasi ikan air tawar dan air laut asli Indonesia.


Copyright 2024 Fishiden